14 OCT 2008 , KUWAIT
PADA AWAL BULAN 1 RAMADHAN SAMPAI TANGGAL 15 OCT 2008 , PEMERINTAH KUWAIT MEMBERI AMNESTI PENGAMPUNAN KEPADA SEMUA PENDATANG YANG BERADA DI KUWAIT (INDIA,BANGLADESH,INDIA,MESIR,DLL) UNTUK BISA KEMBALI KE TANAH AIR MEREKA MASING-MASING.
ADA CERITA TKW INDONESIA YANG TELAH MELARIKAN DIRI DARI MAJIKAN KEMUDIAN MENJALIN HUBUNGAN CINTA DENGAN SEORANG BERKEBANGSAAN MESIR, SAMPAI MEMILIKI SEORANG ANAK DAN IBU TKW BERHARAP BISA PULANG KE INDONESIA DENGAN ADANYA AMNESTI.
AKHIR CERITA SETELAH SEMUA URUSAN SELESAI, SI SUAMI DIPENCARA DAN IBU BISA PULANG KE TANAH AIR DENGAN CATATAN HARUS MENINGGALKAN BUAH HATI DI KUWAIT , DENGAN ALASAN HUBUNGAN SUAMI ISTRI TIDAK MEMILIKI DOKUMEN RESMI. DAN WAKTU MELAHIRKAN ANAK , BUKAN DI RUMAH SAKIT TETAPI DI RUMAH SENDIRI.
KOMENTAR PEMBACA DARI KUWAIT
Punya cerita menarik? Kirimkan ke redaksi IndoTKW melalui email indotkw[at]yahoo.com
Sabtu, 18 Oktober 2008
TKW Kuwait Pulang dengan Melepas Anak
Posted by FORSIPI at 14:27 5 comments
Labels: Surat Pembaca
Rabu, 08 Oktober 2008
Komentar Pembaca: Amnesti Pemerintah Kuwait bagi Casinih bt Casim
PERTANYAAN: CASINIH BT CASIM - BHS 1275. tkw ini berzina dengan orang mesir, bagaimana kabarnya sekarang, keluarga bertanya bisa nggak tkw ini dipulangkan
JAWABAN: ATTN. DJAFAR JAKARTA
PT BENHASAN MAJU SEJAHTERA
BULAN INI PEMERINTAH MEMBERIKAN PENGAMPUNAN BUAT PENDATANG YANG MEMPUNYAI MASALAH DENGAN DI PULANGKAN TANPA SIDIK JARI,
DAN KBRI KUWAIT SUDAH BERUSAHA UNTUK MENGURUS MASALAH PENGURUSAN CASINIH BT CASIM, KARENA YANG MEMBUAT SULIT KEPULANGANNYA ADALAH ADANYA ANAK, KARENA INI ADALAH MASALAH BESAR DENGAN DIPENJARANYA LAKI LAKI MESIR DI KUWAIT .
KITA BERUSAHA SEMAMPU KITA UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH INI
EKOFAST
Posted by FORSIPI at 04:42 2 comments
Labels: Surat Pembaca
Kamis, 02 Oktober 2008
Komentar Pembaca untuk Kasus TKW Musrifah Bt Ramli
Email ini dikirim oleh seseorang (nama dan alamat ada pada redaksi) dan kami posting untuk perhatian terutama KBRI Riyadh.
KUWAIT ,09 SEPTEMBER 2008
ATTN . DJAFAR JAKARTA PT BENHASAN MJU SEJAHTERA
HAL : MASRIFAH BT RAMLI MELARIKAN DIRI KE KBRI RIYADH - SAUDI ARABIA
*PAGI INI SAYA COBA LAGI MENGHUBUNGI MAJIKANNYA DI SAUDI , DAN MAJIKANNYAMENYATAKAN BAHWA DIA TELAH MEMBERI GAJI YANG TELAH DIJADIKAN BERUPA CEKDAN JUGA TKI MUSRIFAH BT RAMLI TELAH TANDA TANGAN SETIAP MENERIMA GAJI.
*POSISI ALAMAT MAJIKAN ADALAH DI DAERAH SAUDI PERBATASAN ANTARA SAUDI DAN KUWAIT DAN MEMERLUKAN WAKTU SEKITAR 8 SAMPAI 9 JAM UNTUK SAMPAI DI KBRI RIYAD,
*SEDANGKAN DARI RUMAH DI SAUDI KE KUWAIT HANYA MEMERLUKAN WAKTU 2 JAM
*DAN JUGA SAYA MENYARANKAN AGAR MAJIKANNYA SEGERA DATANG KE KBRI DI RIYADUNTUK MENYELESAIKAN DAN MELURUSKAN MASALAH DENGAN MASRIFAH,
*DAN KEMARIN MAJIKANNYA SUDAH SAYA BERI NOMER BAPAK SUKAMTO AGAR MENJELASKANDAN MENYELESAIKAN MASALAH TKI MUSRIFAH BT RAMLI,
menurut saya .
1. tidak mungkin kalau tki melarikan diri diantar oleh adik majikan, karena jarak antara rumah majikan ke KBRI riyad memerlukan waktu sekitar 8 sampai 9 jam
2. kalau benar bahwa majikannya telah membuatkan cek ada buktinya, mungkin itu kesalahan majikan dan tki , karena kalau dibuatkan berbentuk cek atas dengan data ktp. maka seharusnya dan semestinya cek segera dikirim melalui pos atau jasa pengiriman lainnya( dhl,global) dan baru bisa dicairkan oleh keluarga di indonesia.
Posted by FORSIPI at 05:34 1 comments
Labels: Surat Pembaca
Sabtu, 27 September 2008
Warung HIK: PJTKI Pesta, KBRI Cuci Piring
Menurut informasi resmi KBRI Damaskus, Nurika meninggal selama dalam perjalanan menuju rumah sakit.
"Dari sini timbul pertanyaan besar, apakah selama 22 hari Nurika tidak dibawa ke rumah sakit? Padahal kondisi fisik Nurika sangat kronis akibat penyiksaan majikan," ujar Executive Director Migrant Care Anis Hidayah dalam keterangan tertulisnya kepada detikcom, Selasa (23/9/2008).
Keterlambatan KBRI Damaskus untuk membawa Nurika ke rumah sakit, imbuh Anis, juga diduga kuat yang menjadi penyebab meninggalnya Nurika.
Komentar Kang Bawor: Di sini terlihat memang KBRI memiliki keterbatasan dalam mengurus pesta pora PJTKI yang asal memberangkatkan tanpa memberikan perlindungan bagi TKW. Semua TKW bermasalah yang kabur ke KBRI akhirnya ditampung dan diberikan perawatan yang minim. Alasan klasik adalah minimnya dana. Pemerintah dalam hal ini KBRI hanya menjadi tukang cuci piring pesta pora pejabat Endonesia dan orang-orang PJTKI. Wadhuh, betapa mengenaskan...
Posted by FORSIPI at 17:41 1 comments
Labels: Warung HIK
Selasa, 23 September 2008
Warung HIK: Nurani Bangsa dan Parade Peti Mati TKW
Sementara menurut catatan Migrant Care, selama bulan Januari – Agustus 2008, setiap bulannya buruh migran Indonesia yang meninggal di luar negeri sekitar15-20 orang."Namun pada bulan September 2008, angka kematian tersebut meningkat diatas 25 orang. Pengiriman jenazah buruh migran Indonesia dari luar negeri ke Indonesia laksana parade peti mati yang tidak mampu menggerakkan nurani pemerintah Indonesia," kata dia.
Komentar Kang Bagong: Karena Oknum2 bergentayangan dan bergandengan tangan: oknum pemerintah, oknum PJTKI, oknum BNP2TKI, oknum...
Posted by FORSIPI at 17:35 0 comments
Labels: Warung HIK
Senin, 22 September 2008
Musrifah & Herni Diselundupkan dari Kuwait ke KSA
Penyelundupan Musrifah binti Ramli dan Herni binti Samsuri dari Kuwait ke Saudi Arabia
1. Kisah Musrifah binti Ramli:
Sambil menangis, seorang Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) yang mengaku bernama Musrifah binti Ramli menelpon saya pada tanggal 24 Agustus 2008. Ia menyatakan ingin segera pulang ke Indonesia namun tidak berdaya karena selalu dicengkeram oleh majikannya. Kisahnya secara ringkas dapat dituliskan sebagai berikut:
Sdri. Musrifah binti Ramli diberangkatkan ke Kuwait pada tanggal 15 Mei 2006 oleh PT. Binhasan Maju Sejahtera, untuk bekerja pada majikan yang bernama Adnan (nama lengkap majikan tidak diketahui) sebagai PLRT; namun pada tanggal 03 Juni 2006 ybs dipindahkan ke majikan ke dua yang bernama Ny. Faezah Abaid Al-Shamry yang berdomisili di Kota Hafir Batin - Saudi Arabia.
Setelah bekerja lebih dari dua tahun pada majikan kedua, Sdri. Musrifah binti Ramli meminta untuk dipulangkan ke Indonesia, namun sampai saat ini tidak ada tanda-tanda akan dipulangkan, dengan alasan paspornya telah hilang.
Sdri. Musrifah binti Ramli berhasil menghubungi KBRI Riyadh tatkala majikannya sedang berada di luar kota, namun tidak mampu memberikan jatidiri majikannya secara lengkap kecuali nomor telepon rumah (03-7228478).
Sdri. Musrifah binti Ramli yang berasal dari Desa Kalirahayu, Kec. Losari, Kab. Cirebon ini adalah pemegang paspor R.I. nomor: AB.239375; dan mempunyai seorang ayah yang bernama Ramli bin Kasnawi.
2. Kisah Herni binti Samsuri:
Seorang PLRT yang bernama Herni binti Samsuri pada tanggal 14 September 2008 meminta perlindungan ke KBRI Riyadh. Seperti Sdri. Musrifah binti Ramli, Herni binti Samsuri juga diselundupkan dari Kuwait ke Saudi Arabia secara tidak sah. Berdasarkan pengakuannya, kisah
Herni binti Samsuri dapat diringkaskan sebagai berikut:
Sdri. Herni binti Samsuri diberangkatkan ke Kuwait pada tanggal 15 Maret 2006 oleh PT. Alfindo Mas Buana, untuk bekerja pada majikan yang bernama Ali (nama lengkap majikan tidak diketahui) sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT); namun pada tanggal 01 April 2006 ybs dipindahkan ke majikan lain yang bernama Saad Marzuk Noar Saleh Al-Utaibi yang berdomisili di sebuah pedesaan di Distrik Dawadmi - Saudi Arabia.
Setelah bekerja lebih dari dua tahun pada majikan illegal tersebut, Sdri. Herni binti Samsuri meminta untuk dipulangkan ke Indonesia, namun si majikan tidak memulangkannya dan juga tidak membayar seluruh gajinya.
Sdri. Herni binti Samsuri berhasil kabur dari cengkeraman majikan dan meminta perlindungan ke KBRI Riyadh bersama dengan seorang PLRT lain yang bernama Ani Rinawati binti Tasmin, yang mengaku bekerja pada majikan yang sama. Sdri. Ani Rinawati binti Tamin adalah seorang PLRT yang diberangkatkan ke Saudi Arabia oleh PT. Pancaran Batu Sari pada tanggal 15 April 2001, dan gajinya selama 69 (enam puluh sembilan) bulan belum dibayar juga oleh Saad Marzuk Noar Saleh Al-Utaibi.
Sdri. Herni binti Samsuri mengaku dilahirkan di Cirebon pada tanggal 18 Februari 1988 dan berasal dari Desa Wargabinangun RT: 01/02, Kec. Kaliwedi, Kab. Cirebon; sementara Sdri. Ani Rinawati binti Tasmin mengaku dilahirkan di Majalengka pada tanggal 17 Juli 1985 dan berasal dari Desa Cidenok RT: 01/04, Kec. Sumberjaya, Kab. Majalengka. (Sukamto Javaladi)
Posted by FORSIPI at 22:37 0 comments
Labels: Kisahku
Lagi, lagi... TKW Mati Disiksa Majikan
TKW Tewas Disiksa di SuriahWajah Penuh Luka, Bobot Suniah Hanya 22Kg
Ardi Yanuar - detikSurabaya
Pamekasan - Malang benar nasib Suniah (35). Tenaga kerja Wanita (TKW) asal Desa Potoan Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan MAdura itu, meninggal dengan kondisi mengenaskan. Berat tubuhnya turun drastis dari 42 Kg saat berangkat, menjadi hanya 22 kg.
Wajahnya juga penuh luka, lantaran sering disiksa oleh majikannya di kota Damaskus, Suriah. Informasinya pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Damaskus, sedang mengupayakan pemulangan jenasah Suniah ke kampung halamannya di Madura.
Sejak kabar kematian Suniah merebak, Haji Samsul (52), paman Suniah, langsung berangkat ke Jakarta menemui PJTKI yang memberangkatkan keponakannya itu. PJTKI yang memberangkatkan Suniah ke Damaskus adalah PT. Bayu Satria Dewi (BSD).
"Di kantor pengerah tenaga kerja itulah, saya sempat membaca hasil visum kematian Suniah," kata Samsul saat dihubungi ponselnya, Selasa (23/9/2008). Samsul mengaku saat ini sedang di Jakarta.
Dalam visum yang diikirimkan ke kantor PT BSD itu, menyebutkan, wajah Suniah penuh luka karena siksaan. Bobot tubuhnya saat meninggal hanya 22 kg, dan ada tulang rusuk yang patah.
Menurut Samsul, 22 hari sebelum Suniah meninggal, kedua majikannya mengirimnya ke Kantor KBRI di Damaskus. Suniah sempat dirawat di kantor KBRI. Namun karena sakitnya bertambah parah, akhirnya Suniah dibawa ke rumah sakit di Damaskus.�"Sayang, dalam perjalanan menuju rumah sakit, Suniah akhirnya meninggal dunia," tutur Samsul. Dalam visum itu, disebutkan Suniah meninggal pada hari Minggu, 7 September lalu.
Penuturan Samsul itu, berdasarkan surat hasil investigasi KBRI di Damaskus, yang juga difaks ke kantor PT BSD. Dalam surat itu, disebutkan penganiayaan dilakukan Mr Ammar Mahmud� (43) dan istrinya, Najoud (40).
Selama 26 bulan bekerja di rumah Ammar dan Najoud itu, Sutiah diperlakukan tak manusiawi. Makan sehari-hari hanya dijatah sekali makan, malah sering tak diberi makan. Jika Sutiah melakukan kesalahan kerja, maka kedua majikannya itu dengan bengis menyiksanya. Tak jarang Suniah dikurung dalam kamarnya selama berhari-hari.
"Karena perlakuan majikannya telah melanggar hukum, aparat kedutaan Indonesia di Damaskus akan melakukan penuntutan," imbuh Samsul. Kepada staf kedutaan, kedua majikan Suniah berjanji akan melunasi upah selama 26 bulan. Nilainya sekitar Rp 24 juta.
"Gaji pembantu di Suriah memang murah, jauh dibawah upah pembantu di Arab Saudi," kata samsul, yang mengaku pernah bekerja cukup lama di Arab Saudi.
Secara terpisah, Kepala Desa Potoan Daya, Fatorahman, mengatakan, keluarga Suniah telah menggali makam. Kuburan Suniah, berlokasi di sisi timur makam ibunya. Menurut Fatorahman, keluarga korban berharap agar secepatnya jenasah Suniah diberangkatkan ke Madura.
Sejak menerima kabar duka itu, keluarga Suniah juga telah menggelar tahlilan usai salat tarawih.(gik/gik)
Posted by FORSIPI at 22:23 0 comments
Rabu, 17 September 2008
Lintas Blog: Kalo Semua TKW bisa Mbabu dan Ngeblog

Posted by FORSIPI at 15:52 2 comments
Labels: Lintas Blog
Sabtu, 13 September 2008
Warung HIK: Dagelan BNP2TKI
BNP2TKI berencana mendirikan Pusat Pelatihan Desa (PPD) khususnya di Pulau Jawa. Pelatihan ini diberikan kepada para TKI sebelum mereka bekerja ke luar negeri. "Dengan pelatihan ini diharapkan para TKI sebelum berangkat sudah dapat menggunakan peralatan di luar negeri," ujar Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat dalam safari Ramadan, di Brebes, Sabtu (13/9/2008). Menurut Jumhur, pihaknya sedang mengusahakan untuk segera merealisasikan Pusat Pelatihan Desa ini."Secepatnya," ujarnya. Dengan adanya pusat pelatihan di desa-desa, Jumhur berharap para TKI tidak perlu lagi berlatih di kota.
Komentar Kang Bawor: Bagaimana mungkin efektif kalau yang dipusatkan saja tidak becus dibekali, sekarang mau didistribusi ke tingkat desa. Siapa bisa jamin pelatihan ini lebih baik? Kenapa sih yang dilakukan yang tidak strategis? Duh!
Posted by FORSIPI at 01:25 0 comments
Labels: Warung HIK
Senin, 08 September 2008
TKI di Iraq dan Hongkong Alami Kekerasan
Tiga TKI berhasil melarikan diri dari Iraq akibat kekerasan. Sembilan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Hongkong digebuki di depan Menteri. Rendahkah bangsa kita?
Hidayatullah.com -- Tiga tenaga kerja Indonesia yang sebelumnya bekerja di Iraq, saat ini mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Polri, Jakarta akibat patah tangan dan depresi selama bekerja di sana.
Mereka mengaku dieksploitasi oleh agen dan majikan di negara yang dilanda perang itu. Umumnya TKI di Iraq bekerja sebagai pembantu rumah tangga.
Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia, Miftah Farid yang menjemput dan mendampingi ketiga TKI setibanya di Jakarta itu, mengatakan satu tenaga kerja patah tangan sedangkan seorang lainnya mengalami depresi, sakit perut kronis dan kaki serta tangannya tidak bisa digerakkan karena dia dipaksa bekerja tanpa duduk selama puluhan jam.
Farid menambahkan agen tenaga kerja di Iraq yang menyalurkan mereka baru mau memulangkan mereka setelah sakit dan itupun mereka dimintai uang tebusan.
Miftah Farid menduga mereka adalah korban perdagangan manusia.
"Dari indikasi awal, salah seorang korban sewaktu di rumah diberitahu akan dipekerjakan di Abu Dhabi. Ketika berangkat bersama 12 orang lainnya ternyata diberangkatkan ke Iraq. Dua orang lainnya juga semula akan diberangkatkan ke negara lain. Dan hak-haknya tidak dia dapatkan dan dia tereksploitasi secara ekonomi dan fisik," kata Miftah Farid kepada BBC.
Secara resmi pemerintah Indonesia menyatakan tidak menjadikan Iraq sebagai tujuan pengiriman TKI karena negara itu masih bergejolak, namun berbagai laporan menyebutkan ratusan TKI diperkIraqan bekerja di Iraq saat ini.
Sementara itu, sembilan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Hongkong digebuki aparat keamanan di Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Hongkong, Minggu (7/9). Empat wanita mengalami luka memar dan berdarah, sedangkan dua TKI lainnya dilarikan ke rumah sakit.
Ironisnya, peristiwa kekerasan itu terjadi di depan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno ketika hadir dalam pertemuan dengan para TKI di gedung Queen Elizabeth, Hongkong. Oh, malangnya nasib bangsaku! [bbc/cha/www.hidayatullah.com]
Posted by FORSIPI at 18:47 0 comments
Labels: Berita
Selasa, 02 September 2008
Robiah: mulut ini disumpel "cake" panas...
TKW Robiah, dari PT pengirim Sapta Saguna kabur karena hanya 1 bulan digaji, padahal sudah bekerja selama 1 tahun. ia pun dikibuli katanya gaji telah dikirim ke Indonesia, namun ia mengecek ke Indonesia, keluarganya belum menerima. Padahal ia telah diminta untuk tanda-tangan bahwa ia telah menerima gaji. Belum lagi, ketika di daerah Tabuk, majikan perempuan pun pernah menyumpelkan roti panas ke mulutnya karena dianggap roti yang dibuat gosong. Duh! mau melapor ke majikan lelaki tidak boleh karena ia tidak pernah dan tidak diperbolehkan bicara dengan majikan lelaki. [Pri]
Posted by FORSIPI at 07:41 0 comments
Labels: Kabuuurrr..., Kisahku
Jumat, 29 Agustus 2008
TKW Philipina pun kabur ke SIR
TKW Philipina dari kota Laguna, Cristine Santos, pun masuk ke SIR, kabur karena tidak tahan dengan perlakuan majikan. Ia pertama kalinya masuk ke Saudi Arabia. Ia pun minta kembali ke maktab amal, namun ia trauma untuk bekerja lagi dan memutuskan untuk kembali ke negerinya. Good luck Christine, hope you get home early. [SuRa]
Posted by FORSIPI at 07:25 0 comments
Labels: Kabuuurrr...
IndoTKW Indo TKW Indonesia TKI Indonesia TKW Cianjur TKW Serang TKW Sukabumi TKW Jember TKW Lampung TKW Banyuwangi TKW Nusa Tenggara Barat TKW NTB TKW Lampung TKW Arab Saudi TKW Hongkong TKW Indonesia TKW Sumatera TKW Padang TKW Bandung TKW Banten TKW Serang TKW Hongkong TKW Malaysia TKW Singapura TKW Amerika TKW Canada TKW PLRT Penata Laksana Rumah Tangga bangsa Pekerja Asing TKW Tenaga Kerja Luar Negeri skandal pornografi hubungan politik ekonomi sosial budaya mesum TKW PKS PDI Perjuangan Peradi PKB Partai Demokrat TKW Partai keadilan Partai Gurem PDKB Partai Politik Pemerintah keuangan dan bank investasi bisnis investasi TKW Megawati Soekarno Soeharto kekayaan ungkap modus TKW foto flv MP4 MPEG JPG sepakbola TKW saham Jakarta stock exchange Surabaya stock exchange TKW merokok rokok banci tawuran AC air conditioner pembunuhan berantai multiply.com Abdurrahman Wahid Abu Dhabi TKW adi AFP AG Aguslia Hidayah Al Jazeera Amerika Serikat TKW Amiruddin Abdullah Anak Anak Buruh Migran TKW ancaman mati angkutan Anil Netto ANTARA News AP TKW APBD Arab News Arab Times Kuwait Ardimas Sasdi arn TKW aro ary ASEAN Asia Asia News Network Asia Times TKW Askeskin asuransi Atase Buruh Migran ATKI Bahrain Bali TKW Bandung Bangkok Post Bangladesh Banjarmasin Pos TKW banjir
bank Bank Indonesia Banten Bantuan Bantuan Hukum Banyumas Banyuwangi Barabai Batam Batam Pos BBC Indonesia BBC World Service Becak Bekasi TKW Belanda ben Bengkulu Berita Kota BERNAMA Bisnis Jakarta Blitar BLK TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW
Blora BMI dihukum BMI Kabur BMI melarikan diri TKW BMI meninggal BNP2-TKI Bocahe Dewe TKW Bogor Bondowoso Bone Boni Pramudyanto BPS brebes bro Brunai Darusalam Brunei TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW
Brussels budaya budgetting buku Bunuh diri buruh Buruh migran Buruh migran China buruh migran India buruh migran mesir buruh migran srilangka buruh migran Vietnam
narkoba seks sex sexual harrasment pelecehan sexual pelecehan seksual susilo bmbang yudhoyono susilo bambang jusuf kalla partai demokrat PKS partai PDIP Partai TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW TKW wordpress.com friendster.com friend fren btel bumi.jk btel.jk
zww blogspot.com ayu ashari benyamin rahasia keuangan bullish bearish ida royani koes plus the beatles music mp3 video haram halal MUI larangan makanan pokok search engine penipuan terselubung kedok BBM bensin kenaikan harga inflasi partai moderat partai liberal PAN Demokrat negara masyarakat rakyat jelata LSM JIL NII ahmadiyah eden suci larangan bank lagu jazz rock heavy metal penjara kekerasan resep masakan tahu susur soto makassar tahu tempe bakwan jagung kekerasan minuman menu utama blue energy joko djoko penipuan energi air hidrogen oksigen
Dibunuh Suami Istri Pemerintah DPR MPR Partai koalisi Malaysia PKB NU Muhammadiyah Islam Kristen Budha Suara ayat ayat cinta ayat ayat fitna malaysia hongkong seks UAE sepakbola Tenaga kerja Wanita Tenaga Kerja Indonesia TKW TKW unskilled labour buruh workforce penipuan pembunuhan PJTKI KBRI Obama Hillary Clinton TKW Indonesia TKI Indonesia Arab Saudi Arabia majikan madam mayat penipuan ATM SMS berhadiah polisi usut TKP modus operandi call center BNI BRI Bank Mandiri Syariah Election bisnis Internet DPR MPR Mahkamah International online gambling poker UFO MLM Tianshi Adam Air Garuda Saudia Emirates Mandala Toyota Hummer H3 H2 TKW Indo TKW Indonesia Indo TKW tkw indonesia tkw indo indo tkw bisnis manusia riyadh mekah makkah emirates yaman iraq tkw Beasiswa S3 Beasiswa S2 Luar Negeri Sandwich Dikti Diknas Sampoerna Fulbright Monbukagakusho Garuda Saudi Airlines Internet Online booking X XX XXX XXXX XXXXX virus komputer spyware pemilu pemilihan umum presentation presentasi office presentation software engineering information system mobil bekas mobil dijual mitsubishi mercedes BMW Ferarri Lamborghini volvo citroen vespa honda yamaha toyota End of File Microsoft fake SUN EOFideo


